Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan (http://iptp.fapet.ipb.ac.id/)

Fakultas Peternakan (http://fapet.ipb.ac.id/)

Institut Pertanian Bogor (http://ipb.ac.id/)

Kuliah Perilaku Konsumen IKK233 (Consumer Behavior Class)

Department of Family and Consumer Sciences (http://ikk.fema.ipb.ac.id/)

College of Human Ecology (http://fema.ipb.ac.id/)

Bogor Agricultural University IPB (http://ipb.ac.id/)

Prof Dr Ir UJANG SUMARWAN, MSc (www.sumarwan.staff.ipb.ac.id, www. Ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id, sumarwan@mb.ipb.ac.id)

Dr. Ir. Lilik Noor Yuliati, MFSA

Dr. Ir. Megawati simanjuntak, MS

Ir. Retnaningsih, MS

Ir. Md djamaluddin, MSc

Ujang Sumarwan. 2011. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran.Jakarta: PT Ghalia Indonesia.

Ujang Sumarwan. 2011. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Jakarta: PT Ghalia

Ujang Sumarwan. 2011. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran.	Jakarta: PT Ghalia

Minggu, 12 Oktober 2014

BOMBYX MORI

BOMBYX MORI

Ulat sutera adalah serangga yang memiliki keuntungan ekonomis bagi manusia karena mampu menghasilkan benang sutera (Borror et al 1992). Nama Bombyx mori dapat ditafsirkan dari kata Bombyx yaitu sebagai nama jenis penghasil serat yang termasuk kedalam Familia Bombicidae dan kata mori berasal dari Morus (murbei) yang daunnya merupakan bahan makanan ulat sutera.
Ulat sutera Bombyx mori merupakan ulat sutera monofag yang hanya memakan daun murbei (Morus sp). Bombyx mori ditemukan di Cina pada 3000 tahun sebelum Masehi (Samsijah dan Andadari,1995).
Klasifikasi dari Bombyx mori L. sebagai berikut:
Kingdom         : Animalia
Filum               : Arthropoda
Sub Filum        : Mandibulata
Klass               : Insecta
Sub Klass        : Pterygota
Ordo                : Lepidoptera
Family             : Bombycidae
Genus             : Bombyx
Spesies            : Bombyx mori L.

Ulat sutera memiliki bentuk tubuh yang berwarna putih, serta berbulu. Ulat sutera dapat melalukan molting (berganti kulit) pada saat memasuki instar baru (Borror et al, 1992).
Tubuh ulat sutera dibagi menjadi tiga bagian utama yaitu kepala, dada dan perut. Pada bagian kepala memiliki antena yang terdiri dari tiga segmen pendek, dan bagian mulut terletak ke bawah dan di depan wajah yang terdiri dari sepasang rahang dengan maksila dengan labrum dan labium. Pada bagian perut terdiri dari tiga segmen dengan sepasang spirakel dan tiga pasang kaki toraks (Tazima, 1978).
Siklus Hidup Bombyx mori
Siklus hidup merupakan suatu rangkaian berbagai stadia yang terjadi pada seekor serangga selama pertumbuhannya, sejak dari telur sampai menjadi dewasa. Perkembangan pasca-embrionik atau perkembangan insekta setelah menetas dari telur akan mengalami serangkaian perubahan bentuk dan ukuran hingga mencapai serangga dewasa (Jumar, 2000).
Perubahan bentuk dan ukuran yang bertahap disebut dengan metamorfosis. Ulat sutera merupakan salah satu serangga yang mengalami metamorfosis sempurna. Sepanjang hidupnya, ulat sutera mengalami empat fase, yaitu telur,  larva, pupa dan imago. Pada fase larva terdiri dari beberapa tahap yaitu instar I sampai V (Katsumata, 1964).
a. Telur
Telur ulat sutera berbentuk agak gepeng, ukurannya kira-kira 1,3 mm, lebar 1 mm dan tebal 0,5 mm beratnya hanya ± 0,5 mg. Warna telur hari pertama keluar dari induknya adalah kuning sampai kuning susu. Lama stadia telur akan sangat tergantung pada kondisi iklim atau perlakuan yang diberikan. Apabila suhu tinggi dapat menyebabkan telur menjadi tidak aktif, maka telur dapat menetas setelah 4-10 bulan, bila suhu normal telur akan menetas setelah 9-12 hari (Mujiono, 2000).
b. Larva
Perkembangan ulat sutera terjadi perubahan instar dimana pada setiap perubahan instar ditandai dengan adanya molting. Lamanya dalam tahapan instar adalah instar I berlangsung selama 3-4 hari, instar II lamanya 2-3 hari, instar III lamanya 3-4 hari, instar IV lamanya 5-6 hari dan instar V lamanya 6-8 hari (Wyman,1974)
Peralihan instar ke instar berikutnya ditandai dengan berhentinya makan, tidur dan pergantian kulit. Pada akhir instar V tidak terjadi pergantian kulit, tetapi badannya berangsur-angsur transparan seolah-olah tembus cahaya dan larva berhenti makan. Larva sudah mulai mengeluarkan serat sutera dan membuat kokon (Sunanto, 1996).

c. Pupa
Perubahan dari larva menjadi pupa ditandai dengan berhentinya aktivitas makan. Proses pergantian kulit larva menjadi pupa akan terjadi di dalam kokon. Pembentukan pupa berlangsung 4-5 hari setelah ulat selesai mengeluarkan serat sutera untuk membentuk kokon.
Lama masa pupa 9-14 hari. Dalam bentuk pupa tidak tampak gejala hidup, pada hal terjadi perubahan besar yang sukar dilukiskan. Tungkai tambahan yang terdapat disepanjang perut ulat menghilang. Pada bagian dada muncul tiga pasang tungkai baru berbentuk tungkai dewasa. Bentuk tungkai baru ini lebih panjang dan lebih langsing. Selain itu disusun pula sayap, sistem otot baru dan semua bagian tubuh dewasanya (Siregar, 2009).

d. Imago
Pada tahapan imago berlangsung selama 5-7 hari. Pada tahap imago merupakan tahapan yang reproduktif dimana terjadi perkawinan, dan betina mengeluarkan telur-telurnya. Kupu-kupu ini tidak dapat terbang dan kehilangan fungsional dari bagian mulutnya, sehingga tidak dapat mengkonsumsi makanan.
Pertumbuhan ulat sutera sangat dipengaruhi oleh kondisi iklim di lokasi pemeliharaan, yaitu suhu, kelembaban nisbi, kualitas udara, aliran udara, cahaya, dan sebagainya (Subandy,2008).
Sistem Respirasi Ulat Sutera
Respirasi adalah alat atau bagian tubuh tempat oksigen dapat berdifusi masuk dan sebaliknya karbon dioksida dapat berdifusi keluar. Corong hawa (trakhea) adalah alat pernapasan yang dimiliki oleh serangga dan arthropoda lainnya. Pembuluh trakhea bermuara pada lubang kecil yang ada di kerangka luar (eksoskeleton) yang disebut spirakel.
 Spirakel berbentuk pembuluh silindris yang berlapis zat kitin, dan terletak berpasangan pada setiap segmen tubuh. Spirakel mempunyai katup yang dikontrol oleh otot sehingga membuka dan menutupnya spirakel terjadi secara teratur. Pada umumnya spirakel terbuka selama serangga terbang, dan tertutup saat serangga beristirahat (Jumar, 2000).
Pada serangga, khususnya pada ulat sutera cara respirasi utamanya adalah melalui difusi oksigen dan karbon dioksida melalui sistem trakhea, dibantu oleh ventilasi mekanis dari trakhea abdominal dan kantung udara. Difusi oksigen ke sistem trakhea terjadi karena turunnya tekanan oksigen pada ujung trakheolus. Karbon dioksida juga dapat berdifusi keluar melalui sistem trakhea (Hadi et al, 2009).
Ciri-ciri Morfologi pada Mutan Ulat Sutera (Bombx mori L.)
Ulat sutera dewasa berwarna putih krem dengan beberapa garis kecoklat-coklatan pucat melintang pada sayap-sayap depan, dan mempunyai bentangan sayap kira-kira 50 mm, tubuhnya besar dan berbulu. Ulat sutera dewasa tidak makan, jarang terbang, dan kadang-kadang hanya hidup beberapa hari saja. Masing-masing betina bertelur sekitar 300-400 telur (Boror et al,1992).
Mutasi gen dapat menyebabkan berbagai perubahan dalam penampakan morfologi ulat sutera. Menurut Tazima (1978), ada beberapa karakteristik morfologi ulat sutera (Bombyx mori ) yaitu:

a.     Warna Tubuh
·         Lemon (lem)
Larva berwarna kuning terang karena memiliki 7,8 -dehydropteridine (sepiapterin) dalam sel hypodermal mereka.
·         Inhibitor-f Lemon (i-lem)
Larva pada i-lem ini lebih gelap dibandingkan dengan larva lem.
·         Dilute Black (bd)
Larva berwarna hitam keabu-abuan. Ngengat betina benar-benar steril memproduksi telur mikropilar struktur yang tidak normal. Ngengat jantan subur tetapi tidak dapat melakukan pembuahan tanpa bantuan.
·         Sooty (so)
Warna kepala hitam gelap, dada dan perut yang berbulu dalam larva maupun di ngengat. Pupa so adalah berwarna hitam pekat dan coklat kekuningan pada normal.
b. Karakteristik Kepompong dan dewasa
Kepompong sutera memiliki bentuk elip dan berwarna coklat kekuningan. Bentuk yang terlihat adalah sayap menonjol dari dada, meluas ke segmen ke-2 bagian perut di sisi vetral. Ngengat ditutupi dengan warna yang coklat gelap.
Ø  Bentuk sayap
Untuk melihat bentuk sayap ngengat pada yang mutan dapat dilihat pada tahap pupa yaitu sebagai berikut:
·         Wingless (Flugellos) (fl)
Kedua sayap anterior posterior tidak ada pada pupa maupun ngengat, sering mati, pendarahan pada wilayah perbatasan antara dada dan perut. Kaki ke 2 dan ke 3 ngengat mempunyai perkembangan yang buruk, pembuahan sulit bagi jantan.
·         Vestigial (vg)
Kedua sayap depan dan sayap belakang kurang berkembang.
·         Micropterous (mp)
Bagian Sayap hanya terdapat pada segmen dada pada pupa, ukuran sayap yang muncul sekitar 80% dari normal.
·         Minute Wing (mw)
Mirip dengan mp tapi sayap lebih pendek.
·         Wrinkled Wing (wri)
Sayap kurang berkembang, tidak diperpanjang sepenuhnya.
·         Crayfish (cf)
Sayap pada anterior maupun posterior bengkak dan menonjol kearah luar dari tubuh, sehingga menghasilkan tampilan seperti udang karang. Sayap bengkak, rapuh dan cenderung berdarah.
·         Crayfish of-Eguchi (cf-e)
Sangat mirip dengan cf.

Ø  Karakteristik mata
Warna mata berhubungan erat dengan warna pada telurnya. Gen warna pada telur normal membuat mata berwarna hitam, gen merah pada telur membuat mata berwarna merah gelap, dan gen putih pada telur membuat mata berwarna putih tetapi kadang-kadang tidak memberikan pengaruh yang sama.
Pakan Bombyx mori
Murbei termasuk marga Morus dari keluarga Moraceae, ordo Urticales, kelas Dicotyledonae. Secara umum murbei merupakan pohon, perdu dan semak, serta memiliki getah. Tinggi maksimalnya mencapai 15 m dengan diameter tajuk 60 cm. memiliki daun tungal dan stipula. Murbei dapat hidup di daerah hangat sampai dingin. Murbei dapat tumbuh atau hidup pada berbagai jenis tanah, serta pada ketinggian antara 0-3000 m di atas permukaan laut. Oleh karena itu dibeberapa tempat di Indonesia banyak ditemukan murbei tumbuh dengan liar(Wyman ,1974).


Perkembangan murbei biasanya melalui biji dan stek. Biji berkecambah selama 9-14 hari tergantung pada musim. Perbanyakan vegetatif pada tanaman murbei lebih banyak dilakukan untuk memperbanyak bibit tanaman murbei. Cara yang biasa dilakukan adalah dengan stek. Stek diambil dari tanaman induk yang unggul dan berumur sekitar 12-20 bulan dengan pertumbuhan yang bagus, bebas hama penyakit, batang tegak, produksi daun tinggi, serta ukuran daun lebar-lebar. Tanam murbei paling ideal ditaman pada ketinggian 400-800 m di atas permukaan laut.Dengan daerah yang mempunyai temperatur rata-rata 21-23°C sangat cocok untuk murbei. Tanah sebaiknya memiliki pH di atas 6, teksturnya gembur, ketebalan lapisan paling tidak 50 cm. Tanah yang subur tentu akan memberikan dukungan pertumbuhan yang baik. Walaupun begitu, tanah yang kurang subur bisa dibantu dengan dosis pemupukan yang tepat (Subandy, 2008).   
Daun murbei juga mempunyai kandungan protein dan karbohidrat yang cukup tinggi yaitu sekitar 18-28 % dan mengandung serat kasar yang rendah sekitar 10,57% (Ekastuti, 1996 dalam Rifai, 2009). Daun murbei mengandung asam askorbat, asam folat, karoten, vitamin B1, pro vitamin D, mineral Si, Fe, Al, Ca, P, K, dan Mg.  Tanaman murbei (Morus sp.) merupakan pakan sutera (Bombyx mori L.) yang produksi serta kualitas daunnya berpengaruh terhadap produksi dan kualitas kokon. Makanan adalah salah satu faktor terpenting yang menentukan sifat fisiologi seperti pergantian kulit dan masa istirahat ulat Bombyx mori L.  Makanan yang kurang baik selama stadia larva kadang-kadang menyebabkan terlambatnya waktu pergantian kulit sehingga stadia larva lebih panjang.  Penambahan nutrisi pada makanan ulat sutera  adalah penting dalam rangka meningkatkan produksi dan mutu kokon serat yang dihasilkan (Shimizu & Tajima ,1972).

Jumlah daun yang dikonsumsi pada ulat sutera akan mempengaruhi efisiensi kecernaan dan konversi makanan yang tertelan dan dicerna, baik secara langsung atau tidak langsung dalam kondisi ulat. Efisiensi berkembang biak sebagai alat untuk mengkonversi daun murbei sebagai pakan ulat sutera dalam berbagai kondisi ekologi, daun murbei dari tingkat konversi ulat sutra adalah karakter fisiologis yang komprehensif dan indeks ekonomi yang penting dalam produksi kepompong (Gangwar, 2011). 

Minggu, 29 Juni 2014

Indolivestock @ Jakarta Convention Center



  


1.    Serba Susu Lembang
Serba Susu Lembang didirikan untuk mengolah produk dari susu yang dihasilkan oleh kelompok-kelompok ternak di Lembang sehingga para peternak bisa menjual susu hasil ternaknya dengan harga yang lebih tinggi. Serba Susu Lembang menjadikan para peternak mampu memproduksi dan mengolah susu.
Serba Susu Lembang merupakan pionir produk olahan susu dengan varian terbanyak. Bahkan KUPS Serba Susu Lembang telah berhasil menciptakan resep olahan susu yang belum diproduksi ditempat manapun seperti rempeyek susu dan kerupuk susu.
Terdapat 19 produk unggulan Serba Susu Lembang, diantaranya : susu dan yoghurt, dodol susu, kolostrum, susu murni (literan), susu murni (botolan), yoghurt, es krim susu, es krim yoghurt, es mambo yoghurt, permen susu, bagelan susu, kerupuk susu, rempeyek susu, milk stick, pudding susu caramel, klapertaart, pie susu, donat susu, nougat susu dan nastar susu.

2. UPT Pusat Teknologi Produksi dan Pengolahan Hasil Peternakan Dinas Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta.
Jalan. Bambu Apus Raya No. 20 Jakarta 13890
Email : uptbtppp@yahoo.c.id
Pembuatan pupuk padat dan pupuk cair organik, pupuk organic adalah pupuk yang sebagian besar atau seluruhnya terdiri dari bahan organic yang berasal dari tanaman atau hewan yang telah melalui proses rekayasa, dapat berbentuk padat atau cair yang digunakan untuk mensuplai bahan organic, memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah.
 Sumber bahan organic dapat berupa kompos, pupuk hijau, pupuk kandang, sisa panen (jerami, brangkasan, tongkol jagung, bagas tebu, dan sabut kelapa), limbah ternak, limbah industry yang menggunakan bahan pertanian dan limbah kota (sampah).
Pupuk organik padat yang beredar dipasaran biasanya berasal dari kompos, pupuk hijau, pupuk kandang, limbah ternak, limbah industry dan limbah kota. Pupuk organic padat yang diproduksi oleh UPT PTP-PHP memiliki ciri khas karena bahan dasar yang digunakan berasal dari Bio Slurry sehingga memiliki kualitas prima. Pupuk organic padat yang baik adalah yang sudah cukup mengalami pelapukan dan dicirikan oleh warna yang sudah berbeda dengan warna bahan pembentuknya, tidak berbau, kadar air rendah dan sesuai suhu ruang.
Pupuk organic cair adalah zat penyubur tanaman yang berasal dari bahan-bahan organic dan berwujud cair. Pupuk organic cair lebih mudah terserap oleh tanaman karena unsur-unsur didalamnya sudah terurai. Tanaman menyerap hara terutama melalui akar, namun daun juga punya kemampuan menyerap hara. Sehingga ada manfaatnya apabila pupuk cair tidak  hanya diberikan disekitar tanaman, tetapi juga di atas daun-daun.
  
3.    BIB Lembang
BIB Lembang didirikan tahun 1975 dan diresmikan oleh Menteri Pertanian RI dan Wakil Perdana Menteri Selandia Baru pada tanggal 3 April 1976.Sebagai BIB pertama di Indonesia,diberi mandat pemerintah untuk memproduksi semen beku ternak sapi perah dan sapi potong,dalam rangka memenuhi kebutuhan pelakasanaan Inseminasi Buatan di Indonesia agar tidak selalu tergantung pada semen beku impor.
Dalam perkembangan BIB Lembang,sejak berdiri sampai dengan sekarang telah diproduksi semen beku benih unggul lebih unggul lebih dari 33.000.000 dosis yang telah disebarkan ke daerah-daerah pelaksana IB di Indonesia. Saat ini luas keseluruhan lahan BIB Lembang kurang lebih 22,55 hektar,dimana luas bangunan + kandang + jalan kurang lebih 4 hektar dan luas kebun rumput kurang lebih 18,55 hektar.
Tugas pokok BIB Lembang adalah melaksanakan produksi dan pemasaran semen beku benih unggul ternak serta pengembangan inseminasi buatan. Breed sapi dan kerbau pejantan unggul BIB Lembang adalah Limousin, Ongole, Simental, FH, Angus, Brahman, Kerbau Murrah, Sapi Madura, Sapi Aceh, Kerbau Lumpur, Domba Garut, Domba Wonosobo, Kambing PE, Kambing Saanen ,Kambing Alpine dan Kambing Poer.
Keunggulan Semen BIB Lembang
1.      Mutu tinggi karena diproduksi oleh BIB Nasional pertama di Indonesia yang berdiri pada tahun 1976.
2.      Diproses oleh tenaga ahli yang terdidik di dalam maupun di luar negeri serta berpengalaman.
3.      Pejantan yang diambil spermanya terjamin kualitas dan kuantitasnya.
4.      Pejantan unggul di datangkan dari Australia dan Indonesia (sebagai hasil transfer Embrio).
5.      Pengecer yang digunakan dari skim milk dan kuning telur dengan beberapa kelebihannya, antara lain:
·         Merupakan pengecer alami ( non chemical) yang tidak toksik terhadap sperma sehingga kualitas terjaga.
·          Daya hidup sperma relatif stabil dalam fluktuasi suhu penyimpanan.
·         Jenis pengecer semen pertama yang masih terjaga kehandalannya.
·          Sesuai kondisi pelaksanaan IB di Indonesia.
·         Mudah didapat atau terseda di tingkat lokal.
·         Pengecer semen dengan skim milk membuat IB terasa mantap.
·         Disukai petugas inseminator.
6.      Proses pembuatannya sesuai SNI 4869.1:2008

4.    PT Cheil Jedang
PT Cheil Jedang dibangun dalam rangka memenuhi permintaan pasar akan pakan ternak.Pabrik PT Cheil Jedang memproduksi pakan berkualitas tinggi dengan mengedepankan inovasi terbaru dalam memenuhi permintaan pelanggan.Visi PT Cheil Jedang menciptakan budaya baru untuk kesehatan,kebahagiaan dan gaya hidup yang nyaman.
PT Cheil Jedang mwmiliki misi yaitu berkontribusi pada komunitas global dengan memberikan nilai terbaik kepada pelanggan melalui pruduk dan pelayanan onlyone. PT Cheil Jedang mengoperasikan 4 perusahaan pakan ternak di Indonesia yaitu : PT CJ Feed Serang, PT CJ Feed Jombang, PT CJ Feed Medan dan PT CJ Feed Lampung.

5.    PT Bintang Jaya Proteina Feedmill
PT Bintang Jaya Proteina Feedmill merupakan salah satu dari bisnis unit Sujaya Grup.Perseroan ini didirikan sesuai dengan Akte Pendirian No.25 tanggal 31 Maret 2011.Pabrik PT Bintang Jaya Proteina Feedmill sekarang ini memiliki 2 pabrik dimana pabrik pertama berada di Singkawang diatas lahan seluas 12,5 hektar.Dan pabrik kedua berada di Kabupaten Serang di bangun diatas lahan seluas 19,5 hektar.
PT Bintang Jaya Proteina Feedmill menjadi perusahaan penghasil pakan ternak yang kuat,kompetitif dan mandiri baik dalam kancah industri nasional maupun internasional.Mempertahankan dan meningkatkan integritas bisnis,semangat berkompetisi,kesungguhan dan komitmen kerja serta tanggung jawab profesional bagi seluruh pelanggan perusahaan tanpa terkecuali.Mengoptimalkan benefit bagi seluruh Stakeholders and shareholders agar dapat tercipta nilai perusahaan yang maksimal.

6.    NABEL CO
Perusahaan ini adalah salah satu perusahaan besar dari jepang dengan kapasitas penjualan besar di mancanegara. Perusahaan ini bergerak dibidang teknologi dalam peternakan terutama dalam peternakan ayam petelur dalam pengukuran berat, kualitas dan lain sebagainya.
Mesin-mesin ini masih terbilang cukup mahal untuk kalangan peternak telur ayam di Indonesia karena harganya mencapai ratusan juta rupiah. Namun dengan kredibilitas yang tinggi dan efisiensi waktu yang tinggi mesin ini mampu bekerja dengan cepat tanpa adanya bantuan tangan manusia dalam penimbangan dan pengukuran, terutama di saat “Packing”. Hal tersebut dapat menekan biaya produksi dari kesalahan manusia yang sering terjadi seperti salah timbang, salah packing atau efisiensi waktu yang kurang.
Salah satu produk mesin yang ditawarkan adalah mesin Weight Grader (NWG1000) yang dapat bekerja untuk menentukan berat teluar dengan kapasitas dan kapabiliti 10.000 per jam. Produk Mesin lain pun ditawarkan dalam pem “Packing” an yaitu mesin Mini Auto Packer (MAP 1000) yang bekerja dengan kapasitas dan kapabiliti yang sama dengan NWG.

7.    Perusahaan Ceva
Ceva memiliki banyak sekali produk tentang kesehatan hewan termasuk hewan ternak yaitu unggas dan babi. Ceva memiliki berbagai misi yang sangat unik dalam mengatur permasalahn sosial dan kesehatan dari hewan dengan slogannya “Together, beyond animal health”  yang memiliki tiga arti yaitu Membantu memenuhi kebutuhan pangan dunia, Memerangi penyakit zoonosesdan Mempromosikan manfaat pentingnya hubungan antara manusia dan hewan.
Ceva memiliki produksi
Ø  Vaksin
Ø  Antibiotik
Ø  Pharma lainnya
Ø  Peralatan Vaksinasi dan Servis
Produk-produk tersebut bergerak dibidang unggas dan babi. Produk-produk tersebut pun terbagi dengan banyak sekali jenis sesuai kebutuhan peternak ataupun pemelihara hewan contohnya Vaksin aktif dan Inaktif, anti toksin, disinfektan dan masih banyak lagi.

8.    PT Bukit Baros Cempaka
     Bukit Baros Cempaka didirikan pada tahun 1999. Berawal hanya mengelola ternak sapi untuk memproduksi susu murni yang kemudian berkembang menjadi produsen keju terutama keju Gouda dari Belanda dan Mozzarella dari Italia.
     Kini PT BBC telah memperluas jenis produksi dengan produk-produk dairy lainnya seperti Butter, Ricotta, Finger Mozza rella, Set Yoghurt, Drink yoghurt dengan berbagai rasa.  Predikat Excellent telah diberikan untuk keju gouda baros oleh institut keju belanda (Boeren kaas) dan sertifikat Halal yang dikeluarkan oleh MUI.Jenis olahan : Old, Middle, Young dan Cummin Gouda Cheese serta Mozzarella, Stirred dan Drink Yoghurt, Set Yoghurt.