Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan (http://iptp.fapet.ipb.ac.id/)

Fakultas Peternakan (http://fapet.ipb.ac.id/)

Institut Pertanian Bogor (http://ipb.ac.id/)

Kuliah Perilaku Konsumen IKK233 (Consumer Behavior Class)

Department of Family and Consumer Sciences (http://ikk.fema.ipb.ac.id/)

College of Human Ecology (http://fema.ipb.ac.id/)

Bogor Agricultural University IPB (http://ipb.ac.id/)

Prof Dr Ir UJANG SUMARWAN, MSc (www.sumarwan.staff.ipb.ac.id, www. Ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id, sumarwan@mb.ipb.ac.id)

Dr. Ir. Lilik Noor Yuliati, MFSA

Dr. Ir. Megawati simanjuntak, MS

Ir. Retnaningsih, MS

Ir. Md djamaluddin, MSc

Ujang Sumarwan. 2011. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran.Jakarta: PT Ghalia Indonesia.

Ujang Sumarwan. 2011. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Jakarta: PT Ghalia

Ujang Sumarwan. 2011. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran.	Jakarta: PT Ghalia

Minggu, 29 Juni 2014

Ayam Mati dan Daging Babi Ilegal Ditemukan di Jakbar




Kepala Seksi Pengawasan  dan Pengendalian Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Barat Moris menyatakan sejauh ini dari pantau kelayakan daging-daging di Jakarta Barat belum menemukan ayam mati kemarin (tiren) dan daging sapi gelonggongan.
“Kemarin baru ketemunya tujuh ekor ayam mati dikandang dan 14 kg daging babi ilegal” katanya saat ditemui dikantornya. Selasa (31/8). Penemuan tersebut didapatkan dari inspeksi mendadak di Pasar Palem dan Pasar Citra Lima, Kalideres.
Menurut Moris, ketujuh ekor ayam tersebut tidak mati karena terinfeksi penyakit, kemungkinan karena terinjak-injak ayam lainnya didalam kandang. Tetapi tetap ayam-ayam tersebut disita agar tidak dijual atau dimanfaatkan untuk dimasak.
Sedangkan untuk penemuan babi ilegal rencananya kantor suku dinas Peternakan dan Perikanan akan memanggil kedua pedagang yang bermasalah. Selain dikonsumsi warga non-muslim daging babi juga harus dipasok ke hotel-hotel dan tempat wisata untuk negara asing. “Ini bisa membahayakan nyawa kalau ternyata mengandung anthrax atau virus H5N1 tetapi tidak dicek dapat menyebabkan orang meninggal,” kata Moris.

Permasalahan :
Ditemukannya tujuh ekor ayam yang mati di kandang dan ditemukannya 14 kg daging babi illegal di Pasar Palem dan Pasar Citra Lima, Kalideres.
Solusi :
Seharusnya dibuat kandang yang memadai dan layak agar ayam-ayam tersebut tidak menumpuk dan tidak terinjak-injak oleh ayam lainnya. Untuk daging babi illegal, seharusnya semua daging babi hanya boleh dipasok dari RPH (Rumah Pemotongan Hewan) Babi di Kapuk. Tetapi ini diambil dari Tangerang dan seharusnya sebelum diambil harus dicek terlebih dahulu oleh dokter hewan. Jika tidak dicek, itu artinya daging babi yang dijual illegal bisa saja tidak sehat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar